PERAN TEMAN SEBAYA DALAM PEMBELAJARAN BAHASA ARAB BAGI MAHASISWA NON-MUSLIM PADA PTKIN DI INDONESIA
Keywords:
Teman sebaya, pembelajaran, Bahasa Arab, non-Muslim, PTKINAbstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya jumlah mahasiswa non- Muslim yang belajar di PTKIN, sebuah konteks yang kerap menimbulkan tantangan akademik, psikologis, dan kultural. Masalah utama yang muncul adalah bagaimana mereka beradaptasi dengan materi Bahasa Arab yang bernuansa Islami serta bagaimana dukungan sosial terbentuk dalam lingkungan multireligius. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran teman sebaya dalam membantu proses pembelajaran Bahasa Arab bagi mahasiswa non-Muslim. Menggunakan pendekatan kualitatif-fenomenologi, data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur terhadap lima mahasiswa non-Muslim dari dua fakultas di UIN Sumatera Utara Medan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teman sebaya memainkan peran krusial dalam lima aspek: dukungan akademik, pendampingan memahami istilah keagamaan, penguatan motivasi, pembentukan persepsi positif terhadap Bahasa Arab, serta membantu adaptasi sosial dan emosional. Teman sebaya menjadi mediator utama dalam menjembatani materi keislaman dan meningkatkan rasa nyaman di kelas. Dukungan informal ini terbukti lebih efektif daripada intervensi pembelajaran formal dalam proses pemerolehan Bahasa Arab. Implikasinya, PTKIN perlu merancang kebijakan pembelajaran inklusif yang menegaskan pentingnya peer support, termasuk program tutor sebaya dan desain kelas kolaboratif untuk memperkuat interaksi lintas agama dalam pembelajaran Bahasa Arab.
Downloads
Submitted
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 The Author(s)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.